Gelar Apel Ikrar, Pjs. Bupati Padang Pariaman : ASN Padang Pariaman Harus Jaga Netralitas

0 25

 

Parit Malintang, Tinta Rakyat – Berdasarkan Surat Edaran Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Nomor B-2708/KASN/9/2020 tanggal 18 Maret 2020, tentang Pemerintah Daerah yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020, agar melakukan langkah-langkah pencegahan pelanggaran netralitas ASN. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menggelar Apel Ikrar Bersama Gerakan Nasional Netralitas ASN pada Pilkada serentak tahun 2020, pada Selasa (13/10) di Hall IKK Kantor Bupati Padang Pariaman.

Apel yang juga dilaksanakan secara virtual pada masing-masing OPD dan kecamatan itu, dipimpin langsung oleh Pjs. Bupati Padang Pariaman Adib Alfikri, SE., M.Si.

Dalam sambutannya Pjs. Bupati mengatakan, netralitas ASN mengacu pada pemahaman bahwa setiap ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh apapun dan tidak memihak kepada siapapun. Sehingga setiap ASN, dapat melaksanakan pelayanan publik secara profesional sesuai dengan tupoksinya.

“Menjelang Pilkada serentak ini, tentunya akan menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat. Dan disinilah peran penting ASN, untuk turut secara aktif menjaga dan memelihara situasi yang kondusif. Berupaya mencegah timbulnya masalah dan tidak terjebak dalam keberpihakan yang dapat memprovokasi masyarakat, sehingga akan berakibat pada rusaknya persatuan dan kesatuan dalam lingkungan kerja.” terangnya.

Ia juga menambahkan, perhelatan pilkada hakekatnya merupakan momen terbaik untuk memilih dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi daerah. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan cara-cara cerdas dan yang mendidik bagi masyarakat. Bukan dengan menjual isu-isu yang dapat menimbulkan kegaduhan dalam masyarakat, dan disinilah peran pentingnya ASN hadir di tengah masyarakat,” sambungnya.

“Kami menghimbau kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, agar lebih cermat dan cerdas dalam menggunakan sosial media. Karena kesalahan dalam menggunakan sosial media dalam pilkada, bisa menjadi bumerang bagi kita semua”. Dapat dicontohkan ketika kita menyukai dan membagikan kiriman kegiatan kampanye salah satu pasangan calon, maka ini sudah dianggap menjadi pelanggaran.

“Oleh karenanya jangan sampai pelanggaran terhadap netralitas, mengakibatkan gangguan pada status kepegawaian kita. Begitu juga dalam menghadiri sebuah acara, dikhususkan kepada camat, walinagari dan seluruh jajarannya agar selalu memilah dan memilih acara yang harus didatangi,” tutup Adib Alfikri.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Jonpriadi, S.E.,M.M. mengatakan. Tujuan dari apel ikrar bersama ini, merupakan bentuk komitmen dari seluruh pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Memastikan tidak memihak atau tidak terlibat dalam masa kampanye kandidat diajang pilkada serentak ini, baik secara diam-diam maupun terang-terangan.

“Netralitas ASN merupakan salah satu azas penting dalam penyelenggaraan tugas pelayanan publik, sehingga sikap netralitas ASN diharapkan akan membantu ASN dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan terhindasr dari kemungkinan dikenai sanksi yang akan merugikan ASN itu sendiri,” tutup Jonpriadi.

Acara ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama, oleh seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. (AS/Rel.)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!