LPNU Hadirkan Jhon Kenedi Azis dalam Sosialiasi Peningkatan Ekonomi Melalui UMKM.

0 97

Lubuak Aluang, Tinta Rakyat – Bertempat di ruang pertemuan Pondok Pesantren Bustanul Yaqin, Nagari Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuak Aluang Kabupaten Padang Pariaman, Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Padang Pariaman gelar Sosialisasi Peningkatan Ekonomi Melalui UMKM dan Sosialisasi Pendirian BUMNU Tahap II, pada Minggu (7/2).

Bertindak sebagai narasumber dalam sosialisasi itu, anggota DPR RI dari Partai Golkar H.Jhon Kenedi Azis, SH,MH. Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja, Koperasi & UKM Kabupaten Padang Pariaman Hj. Dewi Roslaini, SE,MM. dan Ketua LPNU Padang Pariaman Syaiful Rahman Tk. Mudo Maharajo, SPd, MPd.

Dalam pemaparannya, Jhon Kenedi Azis menyambut baik atas prakarsa LPNU Padang Pariaman, mensosialisasikan bagaimana meningkatkan ekonomi melalui UMKM. Apalagi pada kondisi pandemi Covid-19, dimana tingkat perekonomian kita turun drastis.

“Berbicara mengenai UMKM, erat kaitannya dengan pengentasan pengangguran,” kata putra Sungai Geringging itu.

Dijelaskan, sebelum pandemi Covid-19, jumlah pengangguran di Indonesia tercatat 7 juta. Ditambah dengan lahirnya angkatan kerja baru, sekitar 3,5 juta total 10,5 juta. Saat bersamaan, Pemerintah mengajukan RUU Cipta Kerja.

“Jika pandemi Covid-19 tidak terjadi, maka dengan UU Cipta Kerja dapat mengurangi jumlah pengangguran secara signifikan. Kenapa? Karena UU Cipta Tenaga Kerja banyak menyederhanakan perizinan berusaha. Sehingga, UMKM yang selama ini sulit mendapatkan izin usaha, dapat dengan mudah melakukan usaha. Jika Pemerintah Daerah lambat mengeluarkan, maka otomatis permohonan izin tersebut naik ke tingkat Pusat,” jelas anggota Panja RUU Cipta Kerja tersebut.

Jhon mengatakan lebih lanjut, bahwa pada masa Pandemi Covid-19 ini. Angka pengangguran bertambah disebabkan karena adanya PHK dan pengurangan karyawan sekitar 3 juta pekerja.

“Sehingga total angka pengangguran kita mencapai 13,5 juta. Satu juta pengangguran itu, membutuhkan dana Rp1 triliun sebagai kompensasinya. Silahkan dihitung jumlahnya, 13,5 juta x 1 triliun. Bayangkan, berapa besar dana yang akan disedot untuk pemulihan ini,” papar Jhon.

Jhon mengaku, bahwa dia sejak Jumat kemaren sudah berada di Padang bersama Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, melakukan sosialisasi UU Cipta Kerja di Sumatera Barat.

“UU Cipta Kerja adalah maha karya bangsa Indonesia. Seharusnya, 10 tahun yang lalu UU ini sudah lahir. Sehingga perekonomian kita membaik dan angka pengangguran akan menurun,” katanya.

Jhon berharap, LPNU dapat mensiasati kondisi sekarang, dengan membuat usaha yang berbadan hukum koperasi. “Dengan 9 orang saja, kita sudah bisa mendirikan koperasi. Izinnya mudah dan banyak bantuan yang dapat diakses oleh koperasi tersebut. Jika LPNU mendirikan koperasi saya berjanji akan bantu 10 juta,” tutup Jhon yang akan segera kembali ke Jakarta sore itu.

Senada dengan itu, Kadis Dagnakerkop dan UKM Dewi Roslaini. Juga menyarankan kepada LPNU, untuk mendirikan koperasi.

“Benar kata pak Jhon, aturan mendirikan koperasi sekarang semakin dipermudah. Cukup 9 orang, sudah bisa mendirikan koperasi. Kalau sudah berbadan hukum, koperasi bisa ikut pengadaan barang dan jasa Pemerintah, jika sudah memiliki SDM dan kemampuan finansial,” kata Dewi.

Dewi juga mengapresiasi usaha makanan ringan Fatayat NU, berupa keripik singkong dan pisang. “Tinggal dipacking dengan bagus dan menarik, serta diurus segera PIRT ke Dinas Kesehatan. Agar produk kita semakin diminati konsumen dan kualitasnya terjamin,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Tanfidziyah NU Cabang Padang Pariaman, Dr. Zainal Tk. Mudo, MA. meminta kepada Jhon Kenedi Azis dapat menyerap aspirasi masyarakat Padang Pariaman. Terutama bidang pendidikan pondok pesantren dan pemulihan sektor ekonomi dimasa Pandemi Covid-19 melalui pondok pesantren.

“Pondok Pesantren di Kabupaten Padang Pariaman ada sebanyak 80 an. Masih banyak berada dalam kondisi yang memprihatinkan, seperti kurangnya ruang belajar dan fasilitas pendukungnya. Dengan kehadiran bapak Jhon selaku anggota DPR RI dan putra Piaman, dapat membantu peningkatan sarana dan prasarana pondok dan pemberdayaan para santrinya,” kata Zainal Tk. Mudo yang juga pengasuh Ponpes Bustanul Yaqin Pungguang Kasiak.

Sosialiasi diikuti oleh jajaran PCNU Padang Pariaman, Pengurus LPNU, Pengurus Fatayat NU, badan otonom dan lembaga di lingkungan NU, Kasi Bimas Kantor Kemenag Padang Pariaman, Kapolsek, Danramil, Wali Nagari se Kecamatan Lubuk Alung serta santriwan dan santriwati Ponpes Bustanul Yaqin. (AS/Rel.)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!