Launching Inovasi Taman Kota, Mahyeldi Lakukan Penanaman Bibit Buah dan Bantu Petugas Lapangan..

0 82

Dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program penghijauan dan pengembangan konsep taman kota, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang membuat inovasi dengan melakukan penggabungan antara taman bunga dengan taman buah. Konsep ini akan menjadikan taman kota sebagai fasilitas publik yang multi fungsional, disamping fungsi penghijauan untuk mengurangi polusi udara, sebagai resapan air untuk mengurangi resiko banjir, taman kota juga bisa bernilai ekonomis dan bermanfaat bagi masyarakat.

Berkaitan dengan itu, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah melakukan launching Inovasi taman kota dengan penanaman perdana bibit buah dan memberikan bantuan beras untuk Petugas Lapangan Kebersihan dan Keindahan dan Ketertiban (K3) di pusat perkantoran Aie Pacah Padang pada Rabu (13/1). Hadir dalam acara itu, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mairizon serta Kepala OPD dan Kabag yang berkantor di Air Pacah.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan oleh DLH. Karena, dengan adanya taman buah, selain fungsi ekologi juga bisa sebagai edukasi bagi siswa dan bernilai ekonomis. Kemudian,

Walikota juga mengapresiasi pada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang peduli terhadap kehidupan masyarakat ekonomi lemah, terutama dimasa Pandemi Covid-19 ini. Ia berharap, semakin banyak ASN atau pengusaha menyisihkan sebagian rezekinya untuk yang membutuhkan Insyaallah akan bertambah rezekinya. Sebagaimana yang disaksikan bersama, 130 orang petugas lapangan K3 menerima bantuan beras dari Wali Kota, masing-masingnya menerima sebanyak 10 kg.

Senada dengan itu Mairizon mengatakan, bahwa DLH telah melakukan Sedekah Jumat semenjak lima bulan ini. Yaitu, sedekah dalam bentuk pemberian nasi bungkus kepada pekerja lapangan dan tenaga harian. “Alhamdulillah, sekarang bisa dilaksanakan tiga kali seminggu”. katanya.

Selanjutnya dalam pengembangan Taman Kota, Mairizon menjelaskan, bahwa Ia akan mengubah konsep taman kota dengan menggabungkan antara taman bunga dan taman buah. DLH Kota Padang akan menanam tanaman bibit buah untuk mempercantik taman kota di daerah itu, yang nantinya juga bisa menimbulkan nilai ekonomis bagi masyarakat.

“Tanaman bunga secara estika menguntungkan bagi kota, tetapi secara materi tidak ada. Dengan tanaman buah di taman kota, selain menghasilkan oksigen dan resapan air, nanti kalau sudah berbuah masyarakat boleh mengambilnya,” jelas Mairizon.

Kadis Mairizon menjelaskan, ada sebanyak 1800 bibit buah yang akan ditanam di 19 lokasi taman-taman yang ada di Kota Padang. Bibit buah tersebut berasal dari Balai Pembibitan Kuantan Solok dan Bukittinggi, yang terdiri dari buah jambu bol, buah mangga, buah alpukat, buah jambu air, buah rambutan, tanaman jengkol dan tanaman petai.

Bibit buah yang sudah ditanam, perawatannya akan dilakukan oleh DLH Kota Padang. Namun, ia juga menghimbau supaya masyarakat juga ikut menjaga dan merawat tanaman buah tersebut.

“Saya berharap masyarakat bisa menjaga dan tidak merusak, nanti hasilnya akan dirasakan juga oleh masyarakat setempat. Sebab masyarakat dibolehkan mengambil dan menikmati, ketika bibit itu sudah berbuah”. ujar Mairizon mengakhiri pembicaraan. (AS)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!