Bupati Rusma Yul Anwar Luncurkan Pendidikan Gratis pada Peringatan Hari Pendidikan.

0 39

Painan, Tinta Rakyat — Program pendidikan gratis di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) resmi dimulai. Dimulainya program pendidikan gratis tersebut, ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Bupati Pesisir Selatan, Drs. Rusma Yul Anwar, M.Pd. didampingi Wakilnya Rudi Hariyansyah, S.Si. Apt. usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, pada Minggu (2/5), di halaman Kantor Bupati Pessel di Painan.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pendidikan gratis di Kabupaten Pesisir Selatan resmi dimulai,” kata Bupati, seraya melepaskan balon ke udara.

Hadir pada kesempatan itu, Pj. Sekdakab. Emirda Ziswati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Suhendri, S.Pd. M.Si, anggota Forkopimda dan pejabat eselon II dan III di lingkup Pemkab Pesisir Selatan.

Menurut Bupati Rusma Yul Anwar, Pendidikan gratis adalah realisasi dari misi ke-5 yang tertuang dalam visi-misi Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2024. Sebagaimana yang disampaikan, saat kampanye Pilkada pada Desember lalu.

“Program pendidikan gratis merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi penerus bangsa yang berakhlak dan beriman,” ujarnya.

Dikatakan, pendidikan gratis di Pesisir Selatan, dengan tagline  Pendidikan “Tacelak” artinya, Tangguh, Cerdas dan Berakhlak. Dalam kamus Minang-Indonesia, Tacelak berarti terlihat jelas atau memiliki daya tarik.

Adapun makna Tangguh, lanjut Bupati, bermakna sukar dikalahkan, andal dan berdaya saing. Tak hanya regional, tapi juga nasional dan internasional. Cerdas, dalam artian sempurna perkembangan akal budinya untuk berfikir.

Tajam pemikirannya untuk berfikir dan memilik nilai-nilai kreatifitas yang tinggi. Sedangkan Berakhlak bermakna, memiliki budi pekerti yang luhur, dengan dasar keimanan.

“Ini harus jadi cita-cita dan semangat kita bersama,” terang Bupati.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk tahap awal, pendidikan gratis dilaksanakan untuk Pendidikan Dasar (SD dan SMP). Untuk pendidikan gratis pendidikan dasar ini, Pemkab menyediakan dana sebesar Rp. 5,4 miliar yang dialokasikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pada awalnya pendidikan gratis direncanakan dari SD sampai ke jenjang Sekolah Menengah (SMA/SMK), tapi karena adanya pandemi covid-19, Pemkab. harus melakukan refocusing anggaran untuk penanganan covid-19. Sehingga pada tahun ini, belum bisa dilaksanakan untuk SMA/SMK dan menunggu kondisi keuangan daerah, nanti jika sudah memungkinkan akan dilaksanakan”. tutup Rusma Yul Anwar. (JA)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!