Bupati Padang Pariaman Serahkan Sertifikat Tanah Tarok kepada UNP.

0 126

Parit Malintang, Tinta Rakyat – Segala kebimbangan dan keraguan sebagian masyarakat pada Tarok City, akhirnya terjawab sudah. Pelaksanaan pembangunan Perguruan Tinggi di Kawasan Pendidikan Terpadu yang lebih dikenal dengan Tarok City, sekarang sudah bisa dimulai.

Pasalnya, Bupati Padang Pariaman Drs. H. Ali Mukhni secara resmi menyerahkan sertifikat sebidang tanah yang berlokasi di Korong Tarok Nagari Kapalo Hilalang Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam kepada Universitas Negeri Padang (UNP). Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Padang Pariaman Nomor: 368/KEP/BPP/2017 Tentang Penetapan Penggunaan Tanah Negara untuk Pembangunan Kampus Universitas Negeri Padang, dengan luas tanah 150 Ha tertanggal 7 November 2018.

Penyerahan ini bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Padang Pariaman ke-188, di Hall IKK Parit Malintang, pada Senin (11/1) lalu. Sertifikat itu diserahkan Kepala BPN Padang Pariaman Gatot Teja Pratama, A.Ptnh, MM. kepada Bupati Padang Pariaman yang diterima langsung oleh Ali Mukhni, selanjutnya Bupati Ali Mukni menyerahkan kepada pihak UNP yang diterima oleh Wakil Rektor II Ir. Syahril,M.Sc,Ph.D

“Semoga setelah diberikannya sertifikat tanah ini, pihak UNP dapat memulai dengan segera pembangunan kampus di kawasan pendidikan terpadu tersebut. Sehingga, apa yang dicita-citakan selama ini dapat terwujud dan pembangunan mulai dilaksanakan”. kata Ali Mukhni.

Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor II UNP Ir. Syahril, M.Sc, Ph.D. menyampaikan ucapan terima kasih dan sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, yang telah realisasikan janji dan komitmennya. Atas ketersediaan lahan untuk pembangunan kampus UNP, di Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City.

“Atas nama keluarga besar UNP, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah kabupaten Padang Pariaman. Yang telah berkomitmen dan merealisasikan janji penyediaan lahan di Tarok City, untuk pengembangan pembangunan Kampus UNP”. kata Syahril, saat dihubungi media Tinta Rakyat melalui sambungan telepon pada Rabu (13/1).

Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman harus siap dengan segala bentuk pengembangan dari berbagai sektor untuk mendukung sebagai calon Ibu Kota Provinsi, termasuk sektor pendidikan. Menurutnya, Kabupaten Padang Pariaman adalah wilayah yang cukup strategis untuk pengembangan ibu kota provinsi. Karena pengembangan itu, tidak akan mungkin dilakukan oleh kabupaten lain yang bertetangga dengan Kota Padang.

Syahril juga menyampaikan, bahwa dengan telah diterimanya sertifikat tanah dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Pihaknya tentu akan segera melakukan penghitungan ganti rugi, terhadap aset masyarakat yang bernilai. Untuk menyelamatkan aset negara tersebut, pihaknya akan menentukan titik-titik batas dan memagarnya. Kemudian dalam waktu dekat, pihaknya akan berkonsultasi dengan pihak ke tiga. Terkait desain bangunan dan penempatan gedung yang strategis dan sarana lainnya, untuk kenyamanan dan pemakaian dalam masa panjang.

“Secara bertahap, akan dilakukan proses pembangunan. Tentu harus dengan kajian dan perencanaan yang matang”. Ungkapnya.

Kemudian, pihak UNP juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Agar dapat membuka akses jalan sampai ke lokasi tanah, yang akan digunakan untuk pembangunan gedung UNP tersebut. Dia menyebutkan, lokasinya berada pada kawasan ke tiga yang belum bisa dijangkau oleh kendaraan roda empat.

“Semoga juga menjadi perhatian pak Bupati terkait akses jalan sampai kesana, untuk memudahkan proses pembangunan”. tutupnya.

Seperti diketahui, bahwa Kawasan Pendidikan Terpadu Tarok City telah dialokasikan untuk berbagai perguruan tinggi dan lembaga pemerintahan. Seperti UNP, UIN Imam Bonjol, ISI Padang Panjang, Politeknik Negeri Padang serta beberapa gedung perkantoran. (MHK)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!