PERAN PENTING PEMUDA SEBAGAI KADER NAGARI

Oleh : Adi Saputra (Ketua Karang Taruna Ulakan Tapakis)

0 24

Padang, Tinta Rakyat – Bicara peran pemuda, memang selalu menarik. Apalagi jika yang dibincarakan ialah peran pemuda dalam membangun bangsa. Sangat menarik, karena pemuda adalah harapan bangsa masa depan.

Berbicara Pemuda adalah berbicara tentang masa depan, kehadiran pemuda diharapkan mampu menghadirkan masa depan yang lebih baik. Karena, hal ini telah terbukti dengan kiprah pemuda dalam pergerakannya. Mulai dari proses perjuangan kemerdekaan, mempertahankan kemerdakaan hingga dengan mengisi kemerdekaan, pemuda mempunyai peran penting.

Hidup adalah pilihan dan setiap pilihan mempunyai konsekuensi dan tanggungjawabnya sendiri, termasuk memilih untuk menjadi kader dari sebuah organisasi atau kelompok. Rasa tanggung jawab mendorong perilakunya bergerak dinamis, untuk mencapai tujuan dan menjaga apa yang telah menjadi keputusan atau pilihannya.

Istilah “Kader” berasal dari bahasa Yunani yaitu Cadre, yang berarti bingkai. Sementara secara terminologi, Kader adalah subyek yang berada dalam suatu organisasi yang bertugas mewujudkan visi-misi organisasi tersebut. Kader adalah orang yang diharapkan akan memegang peran strategis di pemerintahan, partai politik, lembaga sosial masyarakat dan sebagainya.

Kader Nagari adalah sebagai penerus yang mengorganisir dan memimpin masyarakat Nagari, untuk bergerak menuju pencapaian cita-cita bersama. Tentunya dalam hal ini, kader Nagari juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat Nagari.

Kader-kader Nagari perlu hadir didalam pengelolaan urusan Nagari, melalui perannya sebagai pemimpin Nagari, ketua kelompok pemberdayaan masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai dan sebagai tokoh masyarakat lainnya. Kader Nagari dapat berasal dari kelompok perempuan atau laki-laki dalam kedudukannya yang sejajar, mencakup masyarakat Nagari dengan usia tua dan muda.

Sebagai bagian dari masyarakat Nagari, pemuda merupakan kelompok yang potensial dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Ia merupakan kelompok yang dinamis, kreatif dan memiliki idealisme.

Melihat potensi pemuda yang begitu besar, sudah selayaknya pihak-pihak yang berkepentingan dalam pembangunan dan pemberdayaan Nagari mempersiapkan kader-kader Nagari dari kaum muda. Diawali dengan membuat program-program prioritas terkait pembinaan dan pemberdayaan pemuda. Apalagi salah satu prioritas penggunaan dana Nagari adalah, untuk kegiatan yang dapat menunjang pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia.

Kebutuhan kader Nagari, dapat diidentifikasi dari jenis kegiatan yang secara spesifik menjadi kebutuhan Nagari. Yaitu kader pemimpin organisasi dari pemuda yang dipersiapkan untuk menerima tongkat estafet kepemimpinan Nagari. Baik itu dalam organisasi pemerintahan, maupun lembaga masyarakat lainnya. Seperti, Koperasi, Bamus, LPM, Pokdarwis, Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) dan lain-lain.

Lembaga-lembaga tersebut bisa menjadi ruang bagi pemuda di Nagari, dalam merumuskan sekaligus mengusung aspirasi mereka. Untuk dapat berpartisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan dan mengawal jalannya roda pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan di Nagari.

Kader Konseptor atau Pemikir adalah pemuda yang dipersiapkan sebagai kreator kegiatan-kegiatan Nagari, yang dapat bermanfaat bagi pemerintahan, pembangunan maupun sosial kemasyarakatan.

Untuk mempersiapkan dan mengembangkan kapasitas pemuda sebagai kader Nagari, Pemerintah Nagari dapat mengikutsertakan mereka dalam berbagai aktifitas lembaga kemasyarakatan. Karena, dengan demikian akan tercipta suatu proses bagi pemuda Nagari dalam mengaktualisasikan dirinya sebagai warga Nagari. Dan menjadi kader terbaik, untuk melanjutkan kepemimpinan nagari dimasa selanjutnya. (AS)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!